Menu ✖

Mode Gelap
Kawal Program Revitalisasi Sekolah, Disdik Tubaba Turun Langsung Didampingi Kejari Deklarasi Damai Pilkati Tubaba, Satu Calon Berhalangan Hadir karena Sakit Hendarwan calon kepalo Tiyuh pulung kencana di Tunjuk Bacakan Deklarasi Damai Pilkati Serentak Tubaba 2026 Inspektorat Tubaba Panggil Kepala Tiyuh Wonokerto Terkait Dugaan Ketidakjelasan Pengelolaan Anggaran 2024 Danlanudad Gatot Soebroto Puspenerbad Way Kanan Lampung Sambut Kunjungan Kerja Waasops Panglima TNI Pengelolaan Anggaran Tiyuh Wonokerto 2024 Penuh Tanda Tanya, Sejumlah Pos Belanja Dinilai Jelas-Tidak Sesuai

Tubaba

Diakui Bendahara: Anggaran Puluhan Juta di Tiyuh Tirta Kencana Fiktif, Barang Tak Pernah Dibeli

badge-check


					Diakui Bendahara: Anggaran Puluhan Juta di Tiyuh Tirta Kencana Fiktif, Barang Tak Pernah Dibeli Perbesar

Diakui Bendahara: Anggaran Puluhan Juta di Tiyuh Tirta Kencana Fiktif, Barang Tak Pernah Dibeli

Update24.co.id – Dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh (APBT) Tahun 2025 di Tiyuh Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), terbukti. Hal ini diakui secara langsung oleh Bendahara Tiyuh setempat.

Dana senilai puluhan juta rupiah yang dialokasikan untuk pengadaan berbagai barang ternyata hanya tertulis di atas kertas, namun tidak pernah direalisasikan menjadi barang maupun kegiatan.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah pos belanja yang tercantum resmi dalam dokumen anggaran namun tidak dibelanjakan meliputi pengadaan sound system senilai Rp25 juta, televisi Rp5 juta, serta peralatan kesehatan sekitar Rp6 juta. Totalnya mencapai Rp36 juta.

Saat dikonfirmasi di Balai Tiyuh, Rabu (03/06/2026), Bendahara Tiyuh Tirta Kencana, Riska, membenarkan bahwa barang-barang tersebut tidak pernah dibeli. Ia beralasan hal itu terjadi akibat kesalahan administrasi yang dilakukan oleh bendahara sebelumnya.

“Awalnya ada kesalahan penginputan dari bendahara sebelumnya, jadi sound system-nya tidak jadi dibeli. Iya, pos anggaran itu sifatnya fiktif,” akui Riska dengan tegas.

Ia juga memastikan bahwa pos pengadaan televisi dan alat kesehatan yang nilainya mencapai jutaan rupiah juga tidak pernah diwujudkan secara fisik, meski sudah masuk dalam daftar belanja resmi desa.

Meski mengakui adanya kesalahan pencatatan dan anggaran yang tidak terealisasi, Riska berkilah bahwa seluruh dana yang berkaitan dengan pos belanja tersebut telah dikembalikan sepenuhnya ke kas tiyuh. Namun, ketika diminta memperlihatkan bukti nyata pengembalian uang tersebut, ia tidak dapat menunjukkannya.

“Dokumen bukti pengembalian dan laporannya ada di Inspektorat Kabupaten Tubaba, kami tidak memegangnya lagi,” ujarnya.

Pengakuan ini pun memicu pertanyaan besar di mata publik. Pasalnya, pencatatan belanja fiktif dalam dokumen keuangan merupakan pelanggaran serius, terlepas dari apakah dana tersebut diklaim sudah dikembalikan atau belum. Masyarakat mempertanyakan bagaimana alur pengawasan berjalan hingga hal ini bisa tercatat dalam dokumen resmi.

Kini, perhatian tertuju pada Inspektorat Tubaba. Publik menanti penjelasan resmi mengenai hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, serta langkah apa yang akan diambil selanjutnya. Apakah persoalan ini hanya akan selesai dengan pengembalian dana dan pembinaan administratif, atau akan ada proses hukum dan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku?

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Tiyuh Tirta Kencana belum memberikan tanggapan atau penjelasan terkait pengakuan bendahara yang mengungkap adanya anggaran fiktif tersebut. Keterangan dari pihak pemimpin tiyuh masih sangat dinantikan agar kejelasan persoalan ini dapat diketahui secara utuh oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kawal Program Revitalisasi Sekolah, Disdik Tubaba Turun Langsung Didampingi Kejari

13 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Deklarasi Damai Pilkati Tubaba, Satu Calon Berhalangan Hadir karena Sakit

5 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Hendarwan calon kepalo Tiyuh pulung kencana di Tunjuk Bacakan Deklarasi Damai Pilkati Serentak Tubaba 2026

5 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Inspektorat Tubaba Panggil Kepala Tiyuh Wonokerto Terkait Dugaan Ketidakjelasan Pengelolaan Anggaran 2024

10 September 2026 - 09:58 WIB

Pengelolaan Anggaran Tiyuh Wonokerto 2024 Penuh Tanda Tanya, Sejumlah Pos Belanja Dinilai Jelas-Tidak Sesuai

4 September 2026 - 08:47 WIB

Trending di Tubaba