Proyek Drainase Simpang PU Tubaba Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Warga Khawatir Cepat Rusak
Update24.co.id– Proyek pembangunan saluran drainase milik Pemerintah Provinsi Lampung di Simpang PU, Tiyuh Murni Jaya, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), menuai sorotan tajam dari warga setempat. Pekerjaan dinilai dilaksanakan secara asal-asalan dan berpotensi merugikan negara.

Berdasarkan pengamatan di lokasi, terlihat pekerja sedang menguruk tanah ke celah-celah susunan batu. Tindakan ini diduga bertujuan menghemat penggunaan material batu dan adukan semen, baik demi mempercepat penyelesaian maupun meraup keuntungan berlebih.
Saat dikonfirmasi mengenai pengurukan tanah di bagian dalam dan sela-sela susunan batu, pekerja hanya bungkam dan enggan menjelaskan lebih lanjut.
“Pengawasnya Ayong, orangnya di Mes sana kali miring,” jawab pekerja secara singkat, Rabu (1/7/2026).
Warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya menyayangkan cara pelaksanaan pekerjaan tersebut. Ia menilai saluran drainase tidak akan bertahan lama jika dikerjakan dengan cara demikian.
“Gimana mau awet kalau begini caranya? Celah batu diisi tanah, baru kemudian diplester semen. Hitungan bulan saja pasti sudah ambrol dan tergerus air saat musim hujan nanti,” ujarnya.
Warga juga menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan. Ia menduga rekanan dan instansi terkait sengaja tidak memantau pekerjaan, sehingga praktik penghematan material dengan cara mencampur tanah semakin leluasa dilakukan.
“Pengawas saja jarang terlihat di lokasi. Jelas mereka ingin irit batu dan semen, ganti pakai tanah supaya untungnya besar,” tambah warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun pengawas teknis lapangan belum dapat dimintai tanggapan.














