Menu ✖

Mode Gelap
Kawal Program Revitalisasi Sekolah, Disdik Tubaba Turun Langsung Didampingi Kejari Deklarasi Damai Pilkati Tubaba, Satu Calon Berhalangan Hadir karena Sakit Hendarwan calon kepalo Tiyuh pulung kencana di Tunjuk Bacakan Deklarasi Damai Pilkati Serentak Tubaba 2026 Inspektorat Tubaba Panggil Kepala Tiyuh Wonokerto Terkait Dugaan Ketidakjelasan Pengelolaan Anggaran 2024 Danlanudad Gatot Soebroto Puspenerbad Way Kanan Lampung Sambut Kunjungan Kerja Waasops Panglima TNI Pengelolaan Anggaran Tiyuh Wonokerto 2024 Penuh Tanda Tanya, Sejumlah Pos Belanja Dinilai Jelas-Tidak Sesuai

Tubaba

Demi Nyawa, Warga Tambal ‘Jalan Maut’ di Depan PONED Panaragan Jaya Secara Swadaya

badge-check


					Demi Nyawa, Warga Tambal ‘Jalan Maut’ di Depan PONED Panaragan Jaya Secara Swadaya Perbesar

Demi Nyawa, Warga Tambal ‘Jalan Maut’ di Depan PONED Panaragan Jaya Secara Swadaya

Update24.co.id – Pemandangan haru sekaligus miris terlihat di ruas jalan depan PONED Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (28/5/2026). Sejumlah warga sekitar terlihat bergotong royong membawa semen dan peralatan sederhana, menambal lubang-lubang berbahaya yang selama ini menjadi ancaman nyata bagi pengguna jalan.

Aksi kepedulian ini dilakukan tak lama setelah tragedi memilukan terjadi. Pada Rabu (27/5/2026) pukul 19.30 WIB, jalan rusak itu kembali memakan korban jiwa. Karim, seorang warga setempat, meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang diduga kuat dipicu oleh kondisi jalan yang berlubang dan tidak terawat.

Bergerak dari rasa prihatin dan ketakutan akan jatuhnya korban berikutnya, warga pun turun tangan sendiri. Momen kebersamaan itu terekam dalam video yang diunggah akun Facebook Neli Ny Ansyori, dan dengan cepat menjadi perbincangan hangat hingga viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat warga bekerja sama menutup celah-celah berbahaya itu dengan campuran semen, berharap usaha sederhana mereka bisa menyelamatkan nyawa orang lain.

Namun di balik apresiasi yang mengalir deras, unggahan itu juga memicu gelombang kritik tajam dari warganet. Banyak yang menyoroti lambannya penanganan pemerintah terhadap jalan yang berada di kawasan strategis tersebut—persis di depan fasilitas pelayanan kesehatan penting, PONED.

“Punya pemerintah daerah gak berguna, giliran minta suara banyak janji-janji. Jalan menuju kantor-kantor mereka saja gak bagus. Gimana gak maju kalau jalannya pada rusak,” tulis akun Yoki Saputra, mewakili keluhan banyak pihak.

Di sisi lain, banyak pula netizen yang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Panaragan Jaya. Sikap cepat tanggap dan kepedulian tinggi terhadap keselamatan umum dianggap menjadi bukti bahwa masyarakat masih sangat peduli, meski harus berjuang dengan cara sendiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruas jalan tersebut sebenarnya merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Lampung. Meski disebut hampir setiap tahun dilakukan perbaikan ringan, warga menilai penanganan itu hanya bersifat tambal sulam. Lubang-lubang selalu muncul kembali, dan keluhan masyarakat seolah belum didengar secara serius.

Kini, setelah nyawa melayang dan warga turun tangan sendiri, harapan besar tertuju pada pemerintah—baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten. Masyarakat menuntut solusi nyata dan berkelanjutan, agar jalan yang kini dijuluki sebagai ‘jalan maut’ itu kembali aman, dan tidak ada lagi nyawa yang menjadi korban kelalaian perawatan infrastruktur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kawal Program Revitalisasi Sekolah, Disdik Tubaba Turun Langsung Didampingi Kejari

13 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Deklarasi Damai Pilkati Tubaba, Satu Calon Berhalangan Hadir karena Sakit

5 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Hendarwan calon kepalo Tiyuh pulung kencana di Tunjuk Bacakan Deklarasi Damai Pilkati Serentak Tubaba 2026

5 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Inspektorat Tubaba Panggil Kepala Tiyuh Wonokerto Terkait Dugaan Ketidakjelasan Pengelolaan Anggaran 2024

10 September 2026 - 09:58 WIB

Pengelolaan Anggaran Tiyuh Wonokerto 2024 Penuh Tanda Tanya, Sejumlah Pos Belanja Dinilai Jelas-Tidak Sesuai

4 September 2026 - 08:47 WIB

Trending di Tubaba