Update24.co.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Pemkab Tubaba) bergerak cepat menangani kerusakan di sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur utama warga. Langkah strategis ini diputuskan dalam rapat koordinasi penanganan jalan yang digelar Jumat (29/05) di ruang rapat Dinas Perhubungan Tubaba.
Rapat yang dihadiri unsur pimpinan Sekretariat Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat terkait itu, langsung menetapkan tiga wilayah sebagai prioritas utama penanganan. OPD dan Camat diminta segera memetakan titik serta ruas jalan yang rusak, agar penanganan di lapangan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

Beberapa titik yang menjadi perhatian utama meliputi kawasan Tugu Rato Nago Besanding, ruas jalan dari Monumen Empat Marga, RSUD Tubaba, hingga ke Pasar Panaragan Jaya.
Sebagai langkah darurat, Pemkab Tubaba akan menggelar aksi gotong royong untuk menambal jalan-jalan yang berlubang. Aparat tiyuh/kelurahan dan masyarakat sekitar akan dilibatkan secara langsung, agar kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan dapat segera diatasi.
Dalam penanganan jangka pendek maupun panjang, pemerintah daerah telah merumuskan tiga langkah utama:
1. Penanganan Darurat: Perbaikan dan penambalan jalan berlubang dilakukan segera sebagai respons atas meningkatnya risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang buruk.
2. Imbauan Keselamatan: Masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, dihimbau untuk selalu berhati-hati dan wajib menggunakan helm guna meminimalkan risiko fatal jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
3. Pengendalian Kendaraan: Menyusun regulasi pembatasan kendaraan bertonase berlebih. Langkah ini diambil karena kerusakan jalan selama ini banyak disebabkan oleh kendaraan angkutan barang yang melewati batas kapasitas muatan.
Terkait hal itu, Pemkab Tubaba akan segera menerbitkan Peraturan Bupati yang mengatur ketat jalur lintasan kendaraan berat — mana saja ruas yang boleh dilewati dan mana yang dilarang.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terus berkoordinasi intensif dengan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung, guna merencanakan perbaikan permanen pada ruas-ruas jalan utama tersebut.
Pemerintah juga turut menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Karim, warga Tiyuh Gunung Katun Malai, yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas beberapa hari lalu. Pemerintah berharap tragedi serupa tidak terulang, dan mengajak seluruh pihak bersinergi demi mewujudkan infrastruktur yang aman.
“Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab Tubaba. Kami terus berupaya menghadirkan jalan yang baik, aman, dan nyaman demi kelancaran mobilitas seluruh masyarakat,” tegas pemerintah daerah.














