Menu

Mode Gelap
Tambal Sulam Jalan Panaragan Jaya Diragukan Kualitasnya, Warga Khawatir Cepat Rusak Kembali KPU Tulangbawang Barat Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih, DPT Capai 230.950 Jiwa Gelar Adat, Legitimasi, dan Marwah Budaya Lampung Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo Resmi Menjabat Danbrigif 4 Mar/BS Sukacita Keluarga yang Berbuntut Rencana Pelaporan Oknum Polisi

Fashion

BASNAS Tubaba Beri Bantuan untuk Janda dan Dua Anak Pengidap Gangguan Jiwa

badge-check


					BASNAS Tubaba Beri Bantuan untuk Janda dan Dua Anak Pengidap Gangguan Jiwa Perbesar

BASNAS Tubaba Beri Bantuan untuk Janda dan Dua Anak Pengidap Gangguan Jiwa

Update24.co.id-Kepedulian nyata ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BASNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dengan menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga Bu Waginem, warga Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar. Ibu ini merupakan seorang janda yang berjuang sendiri merawat kedua anaknya, Rukati dan Gunawan. Kedua anak nya merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), 11 Mei 2026.

Ketua BASNAS Tubaba, Purwanto, secara langsung menyerahkan bantuan berupa dua karung beras serta uang tunai sebesar Rp300.000 untuk setiap anggota keluarga guna membantu pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Langkah kami tidak berhenti di sini. Kami juga telah mengajukan permohonan bantuan bedah rumah ke BASNAS Provinsi Lampung. Kondisi tempat tinggal keluarga ini memerlukan perbaikan agar menjadi hunian yang aman dan layak,” ungkap Purwanto saat meninjau kediaman penerima manfaat.

Pemerintah Kecamatan Tumijajar turut bergerak aktif memberikan dukungan. Camat Tumijajar, Feta, menjelaskan bahwa akses pengobatan bagi Bu Waginem dan kedua anaknya telah dipastikan gratis. Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan bantuan biaya hidup rutin agar keluarga ini dapat bertahan hidup dengan lebih layak.

Dari sisi pelayanan kesehatan, Kepala Puskesmas Daya Murni menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa memberikan obat-obatan sesuai kebutuhan medis pasien. Meski demikian, masih ada kendala berupa keterbatasan stok obat khusus gangguan jiwa. “Jika persediaan habis, kami berkoordinasi dengan puskesmas lain untuk meminjamkan obat, sehingga penanganan medis bagi mereka tidak terputus,” tambahnya.

Sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah ini menjadi harapan baru bagi keluarga Bu Waginem. Berbagai bentuk bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan beban hidup sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan mereka ke depannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

1 Juli 2026 - 14:31 WIB

Gelar Adat, Legitimasi, dan Marwah Budaya Lampung

30 Juni 2026 - 00:08 WIB

Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo Resmi Menjabat Danbrigif 4 Mar/BS

29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Sukacita Keluarga yang Berbuntut Rencana Pelaporan Oknum Polisi

26 Juni 2026 - 03:17 WIB

Skandal SPPG Fiktif: Saat Makanan Bocah Indonesia Ditukar Proyek “Hantu” Rp1 Triliun

26 Juni 2026 - 00:48 WIB

Trending di Fashion