Menu

Mode Gelap
Tambal Sulam Jalan Panaragan Jaya Diragukan Kualitasnya, Warga Khawatir Cepat Rusak Kembali KPU Tulangbawang Barat Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih, DPT Capai 230.950 Jiwa Gelar Adat, Legitimasi, dan Marwah Budaya Lampung Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo Resmi Menjabat Danbrigif 4 Mar/BS Sukacita Keluarga yang Berbuntut Rencana Pelaporan Oknum Polisi

Fashion

Akhirnya Terwujud! Setelah 30 Tahun Menanti, Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Dibangun, Wagub Jihan Pimpin Langsung

badge-check


					Akhirnya Terwujud! Setelah 30 Tahun Menanti, Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Dibangun, Wagub Jihan Pimpin Langsung Perbesar

Akhirnya Terwujud! Setelah 30 Tahun Menanti, Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Dibangun, Wagub Jihan Pimpin Langsung

TULANG BAWANG – Masyarakat Kabupaten Tulang Bawang akhirnya bernapas lega. Setelah menunggu selama 30 tahun, Pemerintah Provinsi Lampung resmi memulai pembangunan Jalan Provinsi ruas Gedong Aji–Umbul Mesir. Proyek strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Senin (6/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan menekankan bahwa pembangunan jalan sepanjang 13 kilometer ini harus dikerjakan dengan kualitas terbaik dan ditargetkan selesai lebih cepat dari jadwal kontrak.

“Selama 30 tahun, hari ini kita mulai pembangunannya. Semoga aktivitas masyarakat menjadi lebih produktif dan perekonomian meningkat,” ujar Wagub Jihan.

Meskipun menghadapi tantangan fiskal, pembangunan infrastruktur ini tetap menjadi prioritas utama karena dampaknya yang langsung dirasakan masyarakat. Pemerintah menargetkan proyek senilai Rp135 miliar dengan konstruksi rigid beton ini dapat rampung pada September 2026, lebih cepat dari jadwal kontrak yang seharusnya Desember 2026.

Wagub Jihan juga menyoroti faktor kerusakan jalan seperti drainase yang buruk dan kendaraan ODOL. Ia meminta kontraktor dan dinas terkait menjaga mutu pekerjaan serta mengajak masyarakat ikut menjaga aset ini agar awet.

Sementara itu, Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan total panjang ruas jalan tersebut mencapai 31,5 km dengan 22,7 km di antaranya rusak berat. Tahun ini difokuskan penanganan 13 km, dan sisanya akan dituntaskan tahun depan.

“Jalan ini sangat strategis untuk ketahanan pangan nasional. Jika jalan bagus, ongkos produksi dan distribusi petani bisa ditekan, sehingga kesejahteraan meningkat,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

1 Juli 2026 - 14:31 WIB

Gelar Adat, Legitimasi, dan Marwah Budaya Lampung

30 Juni 2026 - 00:08 WIB

Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo Resmi Menjabat Danbrigif 4 Mar/BS

29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Sukacita Keluarga yang Berbuntut Rencana Pelaporan Oknum Polisi

26 Juni 2026 - 03:17 WIB

Skandal SPPG Fiktif: Saat Makanan Bocah Indonesia Ditukar Proyek “Hantu” Rp1 Triliun

26 Juni 2026 - 00:48 WIB

Trending di Fashion