Menu

Mode Gelap
Isu Pemotongan Dana JKN di Puskesmas Mulya Asri Bergulir Tanpa Kejelasan, Kepala Puskesmas Absen tidak ngantor PEMBAGIAN BLT DD TIYUH GUNUNG KATUN MALAI TAHUN 2026 TELAH DILAKSANAKAN Dugaan Pemotongan Jaspel & Kapitasi JKN Mengemuka di PONED Mulya Asri Tubaba Wujud Kepedulian Lewat Dana Desa, 3 Rumah Warga Gunung Katun Tanjungan Dibenahi Musda III LDII Tubaba Resmi Digelar, Bupati Dorong Kolaborasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Daerah Putra Jaya Umar Melenggang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Tubaba

Fashion

Diduga Buang Limbah ke Sungai dan Sampah Berserakan, Dapur MBG di Tubaba Dikeluhkan Warga, Kepala SPPG Akui Fasilitas Belum Layak

badge-check


					Diduga Buang Limbah ke Sungai dan Sampah Berserakan, Dapur MBG di Tubaba Dikeluhkan Warga, Kepala SPPG Akui Fasilitas Belum Layak Perbesar

Diduga Buang Limbah ke Sungai dan Sampah Berserakan, Dapur MBG di Tubaba Dikeluhkan Warga, Kepala SPPG Akui Fasilitas Belum Layak

Update24.co.id– Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Yayasan Bina Bangsa Bitung yang berlokasi di Tiyuh Lesung Bhakti Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang bawang Barat (TUBABA), menuai sorotan tajam. Pasalnya, kondisi lingkungan di sekitar dapur dinilai sangat memprihatinkan dan berpotensi mencemari lingkungan.

Dalam pantauan di lokasi, terlihat tumpukan sampah plastik dan bekas kemasan berserakan di area belakang dapur. Selain itu, diduga kuat limbah sisa proses produksi dialirkan langsung ke sungai tanpa pengolahan yang memadai.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Dhabit, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengakui bahwa fasilitas pendukung, khususnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga saat ini belum layak fungsi.

“Memang belum memadai, seperti IPAL yang belum layak,” ujar Dhabit, Rabu (8/4/2026).

Tidak hanya soal limbah, kelengkapan alat produksi juga masih kurang. Dhabit menuturkan, dapur tersebut belum dilengkapi oven untuk pengeringan ompreng (wadah makanan), padahal alat ini sangat penting untuk menjaga higienitas makanan.

Menurutnya, berbagai kekurangan ini sudah dilaporkan sejak awal pembangunan kepada Badan Gizi Nasional (BGN), namun hingga kini belum ada tindak lanjut atau respons yang jelas.

“Kami sudah menyampaikan dari awal pembangunan ke BGN, tetapi sampai sekarang belum ada respons,” keluhnya.

Sementara itu, masalah ini sebenarnya sudah diketahui oleh pemerintah daerah. Tim Satgas MBG Kabupaten Tubaba bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kesehatan bahkan sudah turun lapangan dan memberikan peringatan. Sayangnya, hingga saat ini belum ada perbaikan signifikan dari pihak pengelola maupun BGN.

“Sudah diperingatkan oleh Satgas, DLH, dan Dinas Kesehatan, tapi belum ada tindak lanjut sampai sekarang,” tambahnya.

Kondisi ini tentu sangat mengganggu masyarakat sekitar. Salah satu warga berinisial B mengaku sangat risih dengan bau tak sedap yang menyebar dari area pembuangan limbah tersebut.

“Bau limbahnya kemana-mana,” kelanya singkat.

Kondisi ini kini menjadi perhatian serius mengingat dampaknya bisa mengancam kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan jika dibiarkan terus menerus tanpa penanganan yang tepat.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Putra Jaya Umar Melenggang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Tubaba

27 April 2026 - 10:38 WIB

21 April 2026 - 09:12 WIB

Warga Tubaba Digerakkan, Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Perairan RK 6

21 April 2026 - 00:26 WIB

Ketua GBN Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi CCTV, Hadirkan Saksi Tambahan

20 April 2026 - 13:34 WIB

Dinsos Lampung Disorot: Anggaran Makan Minum Rp2,8 Miliar di Tengah Seruan Efisiensi, Bantah Inpres Prabowo. 

13 April 2026 - 03:17 WIB

Trending di Fashion