Menu

Mode Gelap
Isu Pemotongan Dana JKN di Puskesmas Mulya Asri Bergulir Tanpa Kejelasan, Kepala Puskesmas Absen tidak ngantor PEMBAGIAN BLT DD TIYUH GUNUNG KATUN MALAI TAHUN 2026 TELAH DILAKSANAKAN Dugaan Pemotongan Jaspel & Kapitasi JKN Mengemuka di PONED Mulya Asri Tubaba Wujud Kepedulian Lewat Dana Desa, 3 Rumah Warga Gunung Katun Tanjungan Dibenahi Musda III LDII Tubaba Resmi Digelar, Bupati Dorong Kolaborasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Daerah Putra Jaya Umar Melenggang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Tubaba

Fashion

Ketua GBN Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi CCTV, Hadirkan Saksi Tambahan

badge-check


					Ketua GBN Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi CCTV, Hadirkan Saksi Tambahan Perbesar

Ketua GBN Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi CCTV, Hadirkan Saksi Tambahan

Update24.co.id-Ketua GBN, Johan Sharil, kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung pada Senin (20/04/2026) untuk mempertanyakan perkembangan penanganan laporan dugaan korupsi program CCTV milik Pemerintah Kota Bandar Lampung yang dikelola Dinas Kominfo.

Kedatangan Johan tidak sendiri. Ia turut membawa saksi tambahan, Wandi Irawan, yang merupakan mantan wartawan media lihatwarta.id, guna memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran fakta integritas dalam proses pengadaan proyek tersebut.

Menurut Johan, kehadiran saksi tambahan ini merupakan bentuk dukungan terhadap proses penegakan hukum serta upaya memperkuat bukti dalam laporan yang telah disampaikan sebelumnya.

Namun demikian, pihak penyidik Kejari Bandar Lampung menyampaikan bahwa untuk sementara waktu keterangan dari saksi tambahan belum dibutuhkan. Hal ini dikarenakan penyidik menilai telah mengantongi sejumlah data dan bukti dari hasil pemeriksaan berbagai pihak, termasuk instansi terkait dan rekanan proyek.

Meski belum dapat dimintai keterangan, Johan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia juga mendorong aparat penegak hukum agar bekerja secara objektif, transparan, dan profesional.

“Kami ingin proses ini berjalan secara terbuka dan tidak tebang pilih. Harapan kami, kebenaran bisa segera terungkap,” ujar Johan Sharil.

Kasus dugaan korupsi program CCTV tahun anggaran 2025 ini menjadi sorotan publik. Selain nilai anggarannya yang cukup besar, proyek tersebut sejatinya bertujuan meningkatkan keamanan dan pengawasan di wilayah Kota Bandar Lampung.

Dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya pun menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

Hingga kini, publik masih menunggu langkah konkret dari Kejari Bandar Lampung dalam mengusut tuntas perkara tersebut serta memastikan adanya kepastian hukum yang adil dan terbuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Putra Jaya Umar Melenggang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Tubaba

27 April 2026 - 10:38 WIB

21 April 2026 - 09:12 WIB

Warga Tubaba Digerakkan, Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Perairan RK 6

21 April 2026 - 00:26 WIB

Dinsos Lampung Disorot: Anggaran Makan Minum Rp2,8 Miliar di Tengah Seruan Efisiensi, Bantah Inpres Prabowo. 

13 April 2026 - 03:17 WIB

NASIB DAPUR MBG DI UJUNG TANDUK: Diberi Waktu 7 Hari Benahi Limbah atau Tutup

10 April 2026 - 08:53 WIB

Trending di Fashion