Menu

Mode Gelap
Isu Pemotongan Dana JKN di Puskesmas Mulya Asri Bergulir Tanpa Kejelasan, Kepala Puskesmas Absen tidak ngantor PEMBAGIAN BLT DD TIYUH GUNUNG KATUN MALAI TAHUN 2026 TELAH DILAKSANAKAN Dugaan Pemotongan Jaspel & Kapitasi JKN Mengemuka di PONED Mulya Asri Tubaba Wujud Kepedulian Lewat Dana Desa, 3 Rumah Warga Gunung Katun Tanjungan Dibenahi Musda III LDII Tubaba Resmi Digelar, Bupati Dorong Kolaborasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Daerah Putra Jaya Umar Melenggang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Tubaba

Fashion

Ancaman Penutupan Menguat! Satgas MBG Tubaba Siap Tutup SPPG Jika Limbah Masih Dibuang Sembarangan

badge-check


					Ancaman Penutupan Menguat! Satgas MBG Tubaba Siap Tutup SPPG Jika Limbah Masih Dibuang Sembarangan Perbesar

Ancaman Penutupan Menguat! Satgas MBG Tubaba Siap Tutup SPPG Jika Limbah Masih Dibuang Sembarangan

Update24.co.id– Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengambil langkah tegas. Ketua Satgas, Sofiyan Nur, mengancam akan merekomendasikan penghentian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Bina Bangsa Bitung di Tiyuh Lesung Bhakti Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, jika tidak segera melakukan perbaikan.

Ancaman ini disampaikan menyusul temuan pelanggaran serius terkait pengelolaan limbah dan sampah yang dinilai merugikan lingkungan serta mengganggu kenyamanan warga.

“Besok (Jumat, 10/4/2026) kami akan lakukan peninjauan langsung. Jika masih ditemukan ketidaktaatan dan tidak ada perbaikan signifikan, kami akan merekomendasikan ke Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghentikan operasional SPPG tersebut,” tegas Sofiyan, Kamis (9/4/2026).

Diketahui, sebelumnya pihak pengelola sudah pernah mendapatkan peringatan saat monitoring pada Februari lalu. Namun, hingga saat ini perbaikan dinilai belum maksimal, terutama dalam hal pemilahan sampah organik dan non-organik, serta penanganan limbah cair.

Berdasarkan pantauan di lapangan, limbah sisa masakan terlihat dialirkan langsung ke sungai di sekitar area dapur. Tak hanya itu, sampah plastik dan bungkus makanan berserakan di bagian belakang bangunan tanpa penanganan yang layak, hingga menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu warga sekitar.

Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang seharusnya dijaga ketat demi kebersihan dan kesehatan.

“Kami sudah beri kesempatan perbaikan. Jika tetap diabaikan, maka penutupan adalah langkah yang tidak terhindarkan demi menegakkan standar pelayanan dan melindungi lingkungan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Putra Jaya Umar Melenggang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Tubaba

27 April 2026 - 10:38 WIB

21 April 2026 - 09:12 WIB

Warga Tubaba Digerakkan, Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Perairan RK 6

21 April 2026 - 00:26 WIB

Ketua GBN Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi CCTV, Hadirkan Saksi Tambahan

20 April 2026 - 13:34 WIB

Dinsos Lampung Disorot: Anggaran Makan Minum Rp2,8 Miliar di Tengah Seruan Efisiensi, Bantah Inpres Prabowo. 

13 April 2026 - 03:17 WIB

Trending di Fashion