Menu

Mode Gelap
“Bagi Santunan dan Buka Puasa Bareng, Ketua DPRD Tubaba Berbagi Kebahagiaan ke 100 Anak Yatim di Ramadhan” Bupati Tubaba Apresiasi Dukungan Provinsi: 7 Ruas Jalan Strategis dan RSUD Rujukan Jadi Sorotan DIDUGA BERISI SYARAT TERTENTU, PENGELOLAAN HIBAH SATPOL PP TULANG BAWANG BARAT DIKLASTERKAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Banyak Kantor Pemkab Disegel Rp834 Juta untuk Perjalanan Dinas! Bapperida Tubaba “Pesta” Anggaran di Tengah Seruan Efisiensi IWO Tubaba Bentuk Tim Sosial Kontrol Usai Warga Keluhkan Menu MBG: Porsi Tidak Sesuai dan Diduga Basi

Fashion

Lampung Jadi Provinsi dengan Inflasi Terendah di Indonesia, Angka Cuma 1,9%

badge-check


					Lampung Jadi Provinsi dengan Inflasi Terendah di Indonesia, Angka Cuma 1,9% Perbesar

Lampung Jadi Provinsi dengan Inflasi Terendah di Indonesia, Angka Cuma 1,9%!

Update24.co.id – Provinsi Lampung berhasil meraih predikat terbaik sebagai provinsi dengan tingkat inflasi terendah se-Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Februari 2026, prestasi ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2026, yang diikuti Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Bani Ispriyanto dari Ruang Command Center Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (23/2/2026).

Hingga Januari 2026, inflasi tahunan Lampung tercatat hanya 1,9% – masuk dalam koridor target nasional 1,5%-3,5% dan menjadikan provinsi ini berada di peringkat teratas. Kinerja gemilang ini didukung oleh Kota Bandar Lampung dengan inflasi sangat rendah (1,43%) dan Kota Metro (2,03%), yang keduanya juga masuk 10 besar kota dengan inflasi terendah nasional.

Namun, memasuki minggu ketiga Februari 2026, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Lampung menunjukkan kenaikan sebesar 0,89%, yang sebagian besar disumbang oleh komoditas cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih. Secara nasional, harga cabai rawit bahkan melonjak hingga 19,89% dibanding Januari 2026, dengan rata-rata harga Rp68.928 per kg.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir menekankan pentingnya menangani daerah dengan inflasi tinggi secara konkret. Ia menginstruksikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk langsung ke lapangan dan fokus pada komoditas yang harga naik signifikan.

“Daerah yang terkena bencana mungkin kita maklumi karena pasar hancur, tapi daerah lain harus segera berbenah. Kalau harga naik sendirian sementara tetangganya stabil, itu patut dicurigai,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Bagi Santunan dan Buka Puasa Bareng, Ketua DPRD Tubaba Berbagi Kebahagiaan ke 100 Anak Yatim di Ramadhan”

4 Maret 2026 - 18:27 WIB

Bupati Tubaba Apresiasi Dukungan Provinsi: 7 Ruas Jalan Strategis dan RSUD Rujukan Jadi Sorotan

4 Maret 2026 - 11:40 WIB

DIDUGA BERISI SYARAT TERTENTU, PENGELOLAAN HIBAH SATPOL PP TULANG BAWANG BARAT DIKLASTERKAN

4 Maret 2026 - 11:18 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Banyak Kantor Pemkab Disegel

3 Maret 2026 - 13:44 WIB

Rp834 Juta untuk Perjalanan Dinas! Bapperida Tubaba “Pesta” Anggaran di Tengah Seruan Efisiensi

2 Maret 2026 - 09:30 WIB

Trending di Fashion