Menu

Mode Gelap
“Bagi Santunan dan Buka Puasa Bareng, Ketua DPRD Tubaba Berbagi Kebahagiaan ke 100 Anak Yatim di Ramadhan” Bupati Tubaba Apresiasi Dukungan Provinsi: 7 Ruas Jalan Strategis dan RSUD Rujukan Jadi Sorotan DIDUGA BERISI SYARAT TERTENTU, PENGELOLAAN HIBAH SATPOL PP TULANG BAWANG BARAT DIKLASTERKAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Banyak Kantor Pemkab Disegel Rp834 Juta untuk Perjalanan Dinas! Bapperida Tubaba “Pesta” Anggaran di Tengah Seruan Efisiensi IWO Tubaba Bentuk Tim Sosial Kontrol Usai Warga Keluhkan Menu MBG: Porsi Tidak Sesuai dan Diduga Basi

Fashion

Rp834 Juta untuk Perjalanan Dinas! Bapperida Tubaba “Pesta” Anggaran di Tengah Seruan Efisiensi

badge-check


					Rp834 Juta untuk Perjalanan Dinas! Bapperida Tubaba “Pesta” Anggaran di Tengah Seruan Efisiensi Perbesar

Rp834 Juta untuk Perjalanan Dinas! Bapperida Tubaba “Pesta” Anggaran di Tengah Seruan Efisiensi

Update24.co.id-Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menjadi sorotan tajam masyarakat. Di tengah gencarnya seruan pemerintah daerah untuk menghemat anggaran, institusi ini justru disinyalir mengalokasikan dana perjalanan dinas hingga angka fantastis: Rp834.950.000-. 2 Maret 2026

Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), anggaran tersebut terbagi dalam sekitar 25 paket kegiatan, dengan rincian:

  • Perjalanan Dinas Luar Daerah: Rp235.000.000
  • Perjalanan Dinas Dalam Daerah: Rp456.800.000
  • Perjalanan Dinas Biasa: Rp143.150.000

Besarnya biaya ini dianggap tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat Tubaba saat ini. Publik mengajukan pertanyaan tajam: Apa urgensi puluhan paket perjalanan hingga harus menguras hampir satu miliar rupiah dari APBD?

Keputusan Bapperida bahkan dinilai sebagai pelanggaran halus terhadap kebijakan pusat. Presiden Prabowo Subianto melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 telah menginstruksikan secara tegas untuk mempangkas anggaran perjalanan dinas minimal 50%, agar dana dialihkan ke program yang langsung menyentuh rakyat.

“Semestinya anggaran APBD digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat, bukan habis untuk biaya akomodasi dan uang saku pejabat yang manfaatnya belum tentu dirasakan,” ujar salah satu pengamat anggaran daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bapperida Tubaba belum memberikan keterangan resmi atau klarifikasi apapun terkait alasan besarnya anggaran perjalanan dinas tersebut. Sikap bungkam ini semakin memicu dugaan pemborosan yang tidak bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Bagi Santunan dan Buka Puasa Bareng, Ketua DPRD Tubaba Berbagi Kebahagiaan ke 100 Anak Yatim di Ramadhan”

4 Maret 2026 - 18:27 WIB

Bupati Tubaba Apresiasi Dukungan Provinsi: 7 Ruas Jalan Strategis dan RSUD Rujukan Jadi Sorotan

4 Maret 2026 - 11:40 WIB

DIDUGA BERISI SYARAT TERTENTU, PENGELOLAAN HIBAH SATPOL PP TULANG BAWANG BARAT DIKLASTERKAN

4 Maret 2026 - 11:18 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Banyak Kantor Pemkab Disegel

3 Maret 2026 - 13:44 WIB

IWO Tubaba Bentuk Tim Sosial Kontrol Usai Warga Keluhkan Menu MBG: Porsi Tidak Sesuai dan Diduga Basi

28 Februari 2026 - 04:38 WIB

Trending di Fashion