Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke-81 & Hari Jadi ke-53 Tiyuh Penumangan Baru, Kepala Tiyuh Kamso Gelar Beragam Lomba Aparatur Tiyuh Se-Tubaba Demo Tuntut Siltap 6 Bulan Tertunda, Ancam Mogok Kerja Dinas Ketahanan Pangan Tubaba Siapkan Penyaluran Beras Cadangan Pemerintah: 36.890 KK Terima 10 Kg/Bulan Selama Tiga Bulan Olah Ikan Lomou Jadi Kerupuk Bernilai Jual, ITERA & Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Beri Teknologi & Digitalisasi Bisnis Sejumlah Pos Anggaran Dana Desa Tiyuh Sumber Rejo Diduga Penuh Kejanggalan Warga Suku Lima Desak Perbaikan Jalan di Depan SD, Disampaikan Saat Reses Anggota DPRD Tubaba

Tubaba

Olah Ikan Lomou Jadi Kerupuk Bernilai Jual, ITERA & Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Beri Teknologi & Digitalisasi Bisnis

badge-check


					Olah Ikan Lomou Jadi Kerupuk Bernilai Jual, ITERA & Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Beri Teknologi & Digitalisasi Bisnis Perbesar

Olah Ikan Lomou Jadi Kerupuk Bernilai Jual, ITERA & Pemkab Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Beri Teknologi & Digitalisasi Bisnis

Update24.co.id – Potensi ikan lomou (wader) yang melimpah di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), kini mulai diolah menjadi produk unggulan bernilai tinggi. Pemerintah Tiyuh bersama mahasiswa KKN Prodi Pertanian Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menggelar pelatihan hilirisasi produk sekaligus penyerahan alat penjemur ramah lingkungan, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan membuat kerupuk ikan, melainkan juga pengenalan teknologi Active Solar Dryer untuk pengeringan yang lebih optimal serta pembekalan digitalisasi pemasaran agar produk dikenal lebih luas.

Mewakili tim pengabdian, Untung menjelaskan kegiatan ini adalah tindak lanjut dari transfer teknologi pemanfaatan potensi lokal. Fokus utamanya: memperbaiki proses pengeringan dan menyusun strategi pemasaran ke depan.

“Target kami agar UMKM di BUMTI Tiyuh Gunung Katun Tanjungan bisa menghasilkan produk unggulan, menjadi ciri khas daerah ini dan Kabupaten Tubaba,” ujar Untung.

Hasil riset tim menemukan dua potensi besar yang bisa dikembangkan: singkong dan ikan lomou yang melimpah di sungai dan dapat diolah menjadi beragam produk olahan.

“Kami juga akan terus mendampingi soal kemasan dan strategi pemasaran lewat media sosial, agar produk asli Tiyuh Gunung Katun Tanjungan makin dikenal luas,” tambahnya

Kepala Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laily, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada tim ITERA.

“Terima kasih atas dukungan dan pendampingannya. Kegiatan ini melanjutkan langkah sebelumnya, kini kami fokus mengembangkan kerupuk ikan sebagai produk andalan. Harapannya, produk ini berkembang dan benar-benar meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkap Laily.

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat BUMT Berkah Jaya ini juga dihadiri Camat Tulang Bawang Udik, para kader, serta pelaku UMKM setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke-81 & Hari Jadi ke-53 Tiyuh Penumangan Baru, Kepala Tiyuh Kamso Gelar Beragam Lomba

2 September 2026 - 11:27 WIB

Aparatur Tiyuh Se-Tubaba Demo Tuntut Siltap 6 Bulan Tertunda, Ancam Mogok Kerja

27 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Dinas Ketahanan Pangan Tubaba Siapkan Penyaluran Beras Cadangan Pemerintah: 36.890 KK Terima 10 Kg/Bulan Selama Tiga Bulan

18 Agustus 2026 - 05:16 WIB

Sejumlah Pos Anggaran Dana Desa Tiyuh Sumber Rejo Diduga Penuh Kejanggalan

4 Agustus 2026 - 00:47 WIB

Warga Suku Lima Desak Perbaikan Jalan di Depan SD, Disampaikan Saat Reses Anggota DPRD Tubaba

30 Juli 2026 - 10:23 WIB

Trending di Tubaba