Paripurna DPRD istimewa HUT Ke-17 TUBABA: tumbuh berdaya bersama menuju kemajuan.
Update24.co.id, TULANG BAWANG BARAT – Memasuki usia ke-17, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Rapat Paripurna Istimewa DPRD dengan tema besar “Bertumbuh Berdaya Bersama”. Acara berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD setempat, Senin (06/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., menegaskan bahwa momen hari jadi ini bukan sekadar perayaan, melainkan penguat tekad untuk melanjutkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Momentum ini hendaknya bukan hanya slogan, tetapi menjadi gerakan nyata dalam menjawab tantangan pembangunan. Kemajuan yang kita raih selama ini tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan seluruh masyarakat,” ujar Bupati.

Novriwan Jaya memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan tahun 2025 yang menunjukkan tren sangat positif. Di antaranya pertumbuhan ekonomi mencapai 5,15 persen, PDRB per kapita meningkat menjadi Rp55,87 juta, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tembus angka 70,61.
Tidak hanya itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 3,71 persen, dan angka kemiskinan turun signifikan menjadi 6,72 persen.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras kita bersama dan menjadi dasar untuk terus melangkah maju. Kami berkomitmen mendorong ekonomi berkualitas lewat penguatan sektor unggulan dan pemberdayaan UMKM,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha demi mewujudkan Tubaba yang lebih sejahtera.
Mewakili Gubernur Lampung, Kepala Inspektorat Provinsi, Dra. Bayana, M.Si., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tinggi atas perkembangan pesat Tubaba.
“Atas nama Pemprov Lampung, kami ucapkan selamat hari jadi ke-17. Tubaba terbukti menjadi daerah dengan perkembangan signifikan, konsep pembangunan inovatif, dan penguatan identitas budaya yang kuat,” ucapnya.
Bayana menilai potensi pertanian, perkebunan, dan ekonomi kreatif menjadi kekuatan utama daerah ini. Ia juga mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran di tengah kebijakan nasional, dengan tetap menjaga kualitas pelayanan publik.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi kualitas, tetapi memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Momentum ini harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi dan persatuan,” pungkasnya.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta berbagai tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda.














