Sinergi Hebat! MKKS SMP dan Dinas Perpustakaan Tubaba ‘Kepung’ Rendahnya Minat Baca Lewat Kolaborasi Masif
Update24.co.id– Sebuah langkah besar untuk masa depan generasi muda Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi dimulai. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tubaba menggelar pertemuan strategis bersama Badan Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kabupaten Tubaba guna membedah strategi penguatan literasi, Selasa (10/02/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat ini bukan sekadar studi banding biasa. Sebanyak 45 Kepala Sekolah SMP negeri dan swasta hadir membawa misi besar: menghidupkan kembali gairah membaca dan menulis di tengah gempuran era digital.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tubaba, Rodianto, S.Pd., M.Pd., yang didampingi Sekretaris Dinas, Restu, S.Pd., M.Pd., menyambut antusias kehadiran para pendidik tersebut. Ia menegaskan bahwa perpustakaan harus menjadi “jantung” pendidikan yang nyaman dan modern bagi siswa.
Kolaborasi Tanpa Batas
Ketua MKKS SMP Tubaba, Syahirin, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa kolaborasi ini adalah kunci. “Kita tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi intensif untuk memicu minat baca dan tulis siswa. Bukan hanya di sekolah, tapi juga melalui taman baca dan perpustakaan daerah yang lebih inklusif,” tegasnya.
Dari pertemuan ini, lahir tiga kesepakatan “bernas” yang siap dieksekusi dalam waktu dekat:
1. Gerakan Literasi Masif: MKKS siap menggerakkan ribuan pelajar di Tubaba untuk menjadikan membaca sebagai gaya hidup, bukan sekadar tugas sekolah.
2. Transformasi Fasilitas: Dinas Perpustakaan berjanji akan menyulap fasilitas perpusda menjadi lebih nyaman dengan koleksi buku yang lebih kekinian dan relevan bagi anak muda.
3. Festival Literasi: Bersiaplah! Berbagai perlombaan seru dan pertemuan kreatif akan digelar secara rutin, baik di dinas maupun jemput bola ke sekolah-sekolah.
Dengan semangat kebersamaan ini, Tubaba optimistis dapat mencetak generasi emas yang literat, kritis, dan berwawasan luas. Literasi bukan lagi sekadar mengeja kata, tapi menjadi senjata utama kemajuan daerah.














