Sulit Dikonfirmasi Soal Upah Relawan, Owner Dapur SPPG Brabasan 2 Mesuji Blokir Kontak Jurnalis
MESUJI, Update24.co.id – Sikap tidak kooperatif ditunjukkan oleh pemilik (owner) Dapur SPPG Brabasan 2, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji. Alih-alih memberikan klarifikasi terkait dugaan selisih upah relawan, sang pemilik justru memilih menghindar dan memblokir kontak WhatsApp jurnalis yang mencoba melakukan konfirmasi, Kamis (05/02/2026).

Upaya konfirmasi ini dilakukan menyusul adanya laporan mengenai permasalahan pembayaran upah relawan di dapur tersebut. Namun, saat jurnalis meminta keterangan resmi, akses komunikasi justru diputus secara sepihak.
“Owner Dapur SPPG Brabasan 2 tidak bersedia memberikan keterangan apa pun dan langsung memblokir kontak saya setelah ditanya soal upah relawan,” ungkap salah satu jurnalis yang tengah mendalami kasus tersebut.
Sikap tertutup ini pun menimbulkan tanda tanya besar. Hal ini memperkuat dugaan adanya masalah serius terkait transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana di Dapur SPPG Brabasan 2.
Padahal, program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi anak bangsa. Sangat disayangkan jika program nasional yang mulia ini justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi dengan cara yang melanggar aturan dan merugikan pekerja.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dapur SPPG Brabasan 2 belum memberikan pernyataan resmi. Tim redaksi akan terus mengawal perkembangan kasus ini untuk memastikan hak-hak relawan terpenuhi. (tim)














