Tulang Bawang Barat, 21 Januari 2026 – Sebanyak 16 paket belanja termasuk jasa penyelenggaraan promosi, dekorasi pameran, sewa stand, hingga penyelenggaraan acara milik Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tulang Bawang Barat (TUBABA) tahun anggaran 2025 diduga sarat masalah mulai dari proses pengadaan hingga pelaksanaannya.

Berdasarkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2025, paket-paket belanja tersebut memiliki pagu anggaran yang bervariasi, antara lain:
Kode RUP 60387512 dengan nama paket: Belanja jasa Penyelenggaraan Promosi
Dengan Pagu :Rp.67.071.000
Kode RUP 61379239 dengan nama paket:
Belanja Dekorasi pameran.
Dengan Pagu: Rp. 50.000.000.
Kode RUP 61379427 dengan nama paket:
Belanja jasa Penyelenggara promosi
Dengan pagu: Rp.24.000.000.
Kode RUP 61546770 dengan nama paket:
Belanja Dekorasi pameran
Dengan pagu: Rp. 10.000.000.
Kode RUP 61547004 dengan nama paket :
Sewa stand
Dengan pagu :Rp.20.000.000
Kode RUP 61546895 dengan nama paket:
Belanja jasa Penyelenggara promosi
Dengan pagu: Rp 20.000.000
Kode RUP 60387158 dengan nama paket:
Belanja Dekorasi pameran
Dengan pagu: Rp. 20.000.000
Kode RUP 56576149 dengan nama paket:
Sewa stand
Dengan pagu: Rp.40.000.000
Kode RUP 56576142 dengan nama paket:
Belanja Dekorasi pameran
Dengan pagu: ,Rp.27.500.000
Kode RUP 56100412 dengan nama paket:
Belanja jasa Penyelenggara promosi
Dengan pagu: Rp.88.240.000
Kode paket RUP 58528302 dengan nama paket: belanja jasa Penyelenggara acara
Dengan paket: Rp.332.240.000
Kode RUP 58528388 dengan nama paket:
Belanja sewa alat rumah tangga lainya(Home Use)
Dengan pagu: Rp.28.990.000
Kode RUP 58528394 dengan nama paket:
Belanja jasa Penyelenggara acara
Dengan pagu: Rp.206.300.000
Kabid Perindustrian Ismalia mengkonfirmasi bahwa meskipun sudah dianggarkan, kegiatan tersebut tidak dapat berjalan. “Betul, kegiatan tersebut tidak berjalan karena H-5 sebelum pelaksanaan terjadi demo di lokasi,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (20/01/2026).
Ketika ditanya mengenai arah penggunaan anggaran yang sudah dianggarkan, Ismalia tidak dapat menjelaskan secara detail dan mengarahkan untuk menghubungi Muli, yang menjabat sebagai Kabid sebelumnya sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPTK) terkait kegiatan tersebut.
Di sisi lain, Muli menyampaikan bahwa anggaran dari paket belanja yang dibatalkan tersebut telah dialihkan ke kegiatan lain, yaitu Lampung Fair, atas perintah pimpinan. “Anggaran itu kita alihkan ke kegiatan lain atas perintah pimpinan pak PERANA selaku PLT sekda
Yang hadir dalam rapat di provinsi waktu itu mengharuskan semua kabupaten harus ikut dan di wajibkan ikut. Detail anggaran tidak bisa saya tunjukkan karena dinyatakan sebagai privasi rahasia negara,” ucapnya.dan pada waktu itu pak RIZAL selaku kadis juga bingung bagaimana melaksanakan kegiatan tersebut sehingga terpaksa menggunakan anggaran kriya nusa yang sudah dianggarkan namun tidak jadi terlaksana.Menurutnya, anggaran tidak sepenuhnya terpakai dan sebagian dikembalikan, namun ia tidak dapat menjelaskan detail kegiatan lebih lanjut karena mengaku lupa.(Yosa)














