Menu

Mode Gelap
Isu Pemotongan Dana JKN di Puskesmas Mulya Asri Bergulir Tanpa Kejelasan, Kepala Puskesmas Absen tidak ngantor PEMBAGIAN BLT DD TIYUH GUNUNG KATUN MALAI TAHUN 2026 TELAH DILAKSANAKAN Dugaan Pemotongan Jaspel & Kapitasi JKN Mengemuka di PONED Mulya Asri Tubaba Wujud Kepedulian Lewat Dana Desa, 3 Rumah Warga Gunung Katun Tanjungan Dibenahi Musda III LDII Tubaba Resmi Digelar, Bupati Dorong Kolaborasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Daerah Putra Jaya Umar Melenggang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Tubaba

Fashion

MERADANG! Pembangunan Lapen Tiyuh Margo Mulya Senilai 243 Juta Dinilai “Bobrok Parah” – Ketua Komisi 1 DPRD Tubaba Akan Panggil Semua Pihak

badge-check


					MERADANG! Pembangunan Lapen Tiyuh Margo Mulya Senilai 243 Juta Dinilai “Bobrok Parah” – Ketua Komisi 1 DPRD Tubaba Akan Panggil Semua Pihak Perbesar

Update24.co.id – Pembangunan jalan Lapen di Desa Tiyuh Margo Mulya, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang dibiayai Dana Desa tahun 2025 senilai 243 juta rupiah menjadi sorotan. Pasalnya, proyek sepanjang 600 meter itu diduga tidak memenuhi syarat dan kekurangan volume material. Hal ini membuat Ketua Komisi I DPRD Tubaba, Yantoni, sangat marah.

Saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (12/01/2026), Yantoni menegaskan akan memanggil Kepala Desa Tiyuh Margo Mulya (Agus Siswanto), Camat Batu Putih, serta seluruh pihak terkait untuk klarifikasi mendalam.

“Apa kapasitas Desa Tiyuh untuk membangun proyek sebesar ini? Sumber Daya Manusia sangat menentukan kualitas. Dengan anggaran begitu besar, perencanaan harus matang – mulai dari konsultan perencana hingga pengawas harus berlisensi dan paham spesifikasi serta material yang benar sesuai peraturan,” tegas Yantoni.

Menurutnya, masalah sudah muncul sejak awal karena pihak desa dinilai tidak memiliki kapasitas untuk mengelola proyek lapen. Hasil akhirnya pun tidak hanya tidak sesuai spesifikasi, tetapi bahkan bisa disebut “bobrok parah”.

“Bagaimana tidak terjadi masalah? Ini bukan hanya tidak sesuai spek, tapi sudah jauh melampaui batas akal sehat. Masalahnya memang sudah salah dari awal,” tuduhnya.

Yantoni menambahkan, akan diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Komisi 1 DPRD Tubaba untuk menggali semua fakta. “Kita akan panggil semua pihak terkait, termasuk pemerintah kecamatan yang punya tanggung jawab pengawasan dan pembinaan. Semua akan kita klarifikasi tuntas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Putra Jaya Umar Melenggang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Tubaba

27 April 2026 - 10:38 WIB

21 April 2026 - 09:12 WIB

Warga Tubaba Digerakkan, Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Perairan RK 6

21 April 2026 - 00:26 WIB

Ketua GBN Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi CCTV, Hadirkan Saksi Tambahan

20 April 2026 - 13:34 WIB

Dinsos Lampung Disorot: Anggaran Makan Minum Rp2,8 Miliar di Tengah Seruan Efisiensi, Bantah Inpres Prabowo. 

13 April 2026 - 03:17 WIB

Trending di Fashion