Menu

Mode Gelap
Syeikh Abdurrahman Jaber Tegaskan Makna Isra Mi’raj di Masjid Baitul Ilmi IIB Darmajaya KPK Akan Umumkan Status Tersangka Yaqut Cholil Qoumas ke Publik Meski Baru di Rehabilitasi, Taman Ekowisata dan Edukasi Gunung Sari milik Dinas Perkimta Tubaba Terlihat Semakin dan Kumuh Pemkab Tubaba Siapkan Lahan 9,4 Hektare untuk Sekolah Rakyat, KemenPUPR Sebut Layak Secara Teknis Inspektorat TUBABA Akan dalami Dugaan Kekurangan Volume proyek pembangunan jalan Laven Tiyuh Margo Mulya LSM Trinusa TUBABA Soroti Lima Paket Proyek Dinas Pertanian Lampung, Diduga Ada Pengondisian

Fashion

Meski Baru di Rehabilitasi, Taman Ekowisata dan Edukasi Gunung Sari milik Dinas Perkimta Tubaba Terlihat Semakin dan Kumuh

badge-check


					Meski Baru di Rehabilitasi, Taman Ekowisata dan Edukasi Gunung Sari milik Dinas Perkimta Tubaba Terlihat Semakin dan Kumuh Perbesar

Update24.co.id- Kegiatan Pemeliharaan Taman serta Rehabilitasi Taman Ekowisata dan Edukasi embung Tiyuh (Desa) Gunung asri, Kecamatan Lambu kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tahun 2025 milik Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta) setempat dengan nilai pagu 130 Juta di duga syarat akal-akalan

Pasalnya, dari hasil penelusuran dan pantauan Tim awak media di lokasi Taman Ekowisata dan Edukasi Embung Gunung Sari pada Senin (5 Januari 2026) tidak terlihat adanya bekas pekerjaan rehab yang siknifikan sebagaimana besaran pagu anggaran yang digelontorkan Pemerintah Daerah kabupaten Tubaba melalui Dinas Perkimta setempat.

Uniknya dilokasi Taman Ekowisata dan Edukasi Embung Gunung Sari hanya nampak adanya bekas Las pada baut tiang besi penyangga bangunan dan setelah itu terlihat di Cat pada sebagian kecil tiang besi tersebut. Selain diduga syarat akal-akalan, Hal itu tentunya dinilai sangat tidak sesuai dengan besaran anggaran rehabilitasi yang dihabiskan.

Jika dilihat dilokasi tersebut, hanya ada dua bangunan tidak terawat yang tampak kumuh dan di kelilingi semak belukar, dan jika ditelisik lebih dalam terlihat jelas ada beberapa komponen bangunan yang sudah rusak parah seperti atap bangunan yang mulai rusak dan berlubang, bagian lantai banyak retakan dan pecah dibeberapa bagian, selain itu kaca jendela toilet yang seluruhnya nampak pecah, pintu toilet yang nampak rusak dan tergeletak di dalam toilet, lalu rangkaian besi bekas tower air yang sudah usang dan berkarat nampak tidak terawat.

Kondisi tersebut semakin menimbulkan adanya dugaan syarat mainan dan akal-akalan pihak Dinas Perkimta Tubaba terkait Kegiatan Perawatan Taman, Rehabilitasi Taman Ekowisata dan Edukasi Embung Gunung Sari di Tahun 2025 dengan nilai pagu 130 juta Rupiah yang diduga hanya di manfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi.

Sementara saat dikonfirmasi awak media di gedung kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Tubaba, kepala Dinas Perkimta Tubaba Rizal Irawan, pada Selasa (6 Januari 2026) menjelaskan bahwa ada kegiatan Rehabilitasi Taman Ekowisata dan Edukasi Embung Gunung sari tahun 2025 itu tidak 130 juta Rupiah melainkan hanya senilai 50 juta Rupiah dan yang 80 juta Rupiah untuk Biaya perawatan dan ganti lampu di Tugu Rato Nago Besanding di kelurahan panaragan jaya

“Itu sudah selesai dikerjakan pada sekitar bulan 9-10 tahun 2025 lalu, untuk anggarannya hanya 50 juta Rupiah dan yang 80 juta Rupiah untuk perawatan dan ganti Lampu di tugu rato, jadi anggarannya itu terpisah, bukan 130 ke taman Ekowisata Gunung sari semua”kata Rizal

Saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait apa saja yang direhab di taman Ekowisata dan Edukasi embung Gunung sari, Rizal menjelaskan bahwa ada beberapa rehab di bagian atap dan tiang baja penyangga bangunan yang di ganti dikarenakan sudah hilang.

“Itu kan untuk beli tiang baja leter H untuk penyangga bangunan, karna tiangnya itu ada yang hilang, dan bagian atap ada yang rusak. kalau tiangnya tidak di ganti dikhawatirkan rubuh. Yakin saja lah semua itu dikerjakan dengan benar karna anggarannya hanya sedikit 50 juta saja,”terang Rizal

Saat disinggung terkait siapa yang mengerjakan rehab tersebut, Rizal tidak mau menjelaskan dengan gamblang siapa pihak ketiga yang mengerjakan rehab tersebut. Hanya saja sekilas ia menunjukan foto-foto nota belanja terkait pekerjaan Rehabilitasi tersebut

“Kalian kenal lah. Cuma tidak perlu saya sebutkan. Cuma Demi Allah semua itu sudah dikerjakan dengan sesuai, bahkan bisa-bisa yang mengerjakan itu tekor karna anggarannya cuma sedikit, paling hanya mengandalkan dana retensi saja. Percaya saja semua itu sudah dikerjakan secukupnya anggaran itu, dan itupun harusnya masih banyak yang harus di rehab namun tidak bisa direhab semua karna anggarannya terbatas, jadi mengerjakan secukupnya anggaran 50 juta Rupiah itu,”cetusnya

Sedikit disinggung terkait anggaran yang 80 juta Rupiah, Rizal mengatakan, untuk yang 80 juta Rupiah itu untuk perawatan tugu rato, karna lampu-lampunya itu ada yang mati, jadi harus kita ganti,”pungkasnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Syeikh Abdurrahman Jaber Tegaskan Makna Isra Mi’raj di Masjid Baitul Ilmi IIB Darmajaya

9 Januari 2026 - 08:12 WIB

KPK Akan Umumkan Status Tersangka Yaqut Cholil Qoumas ke Publik

9 Januari 2026 - 07:59 WIB

Pemkab Tubaba Siapkan Lahan 9,4 Hektare untuk Sekolah Rakyat, KemenPUPR Sebut Layak Secara Teknis

8 Januari 2026 - 09:09 WIB

Inspektorat TUBABA Akan dalami Dugaan Kekurangan Volume proyek pembangunan jalan Laven Tiyuh Margo Mulya

8 Januari 2026 - 05:12 WIB

LSM Trinusa TUBABA Soroti Lima Paket Proyek Dinas Pertanian Lampung, Diduga Ada Pengondisian

8 Januari 2026 - 05:00 WIB

Trending di Fashion