Menu ✖

Mode Gelap
Kawal Program Revitalisasi Sekolah, Disdik Tubaba Turun Langsung Didampingi Kejari Deklarasi Damai Pilkati Tubaba, Satu Calon Berhalangan Hadir karena Sakit Hendarwan calon kepalo Tiyuh pulung kencana di Tunjuk Bacakan Deklarasi Damai Pilkati Serentak Tubaba 2026 Inspektorat Tubaba Panggil Kepala Tiyuh Wonokerto Terkait Dugaan Ketidakjelasan Pengelolaan Anggaran 2024 Danlanudad Gatot Soebroto Puspenerbad Way Kanan Lampung Sambut Kunjungan Kerja Waasops Panglima TNI Pengelolaan Anggaran Tiyuh Wonokerto 2024 Penuh Tanda Tanya, Sejumlah Pos Belanja Dinilai Jelas-Tidak Sesuai

Tubaba

PROYEK AIR BERSIH SENILAI 1,2 MILIAR DI TIYUH PULUNG KENCANA DISOROT KERAS! PEMASANGAN PIPA DIDUGA MELANGGAR STANDAR TEKNIS, TETAP DI PHO

badge-check


					PROYEK AIR BERSIH SENILAI 1,2 MILIAR DI TIYUH PULUNG KENCANA DISOROT KERAS! PEMASANGAN PIPA DIDUGA MELANGGAR STANDAR TEKNIS, TETAP DI PHO Perbesar

PROYEK AIR BERSIH SENILAI 1,2 MILIAR DI TIYUH PULUNG KENCANA DISOROT KERAS! PEMASANGAN PIPA DIDUGA MELANGGAR STANDAR TEKNIS, TETAP DI PHO

Update24.co.id– Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Proyek yang dikerjakan oleh CV. SANDTHA JAYA PERDANA ini memiliki nilai kontrak mencapai Rp1.225.000.000,00. Namun sayang, pelaksanaan pekerjaan di lapangan dinilai dikerjakan dengan cara seadanya dan diduga jauh dari standar teknis yang telah ditetapkan.

Dari pantauan langsung di lokasi, terlihat jelas masalah utama: pipa-pipa air bersih tersebut hanya ditanam di kedalaman yang sangat dangkal. Padahal, seharusnya kedalaman galian mencapai 45 hingga 60 sentimeter dan minim nya alas pasar dasar tempat penanganan pipa sesuai aturan yang berlaku. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar, karena pipa yang terlalu dekat dengan permukaan tanah sangat rentan pecah atau rusak bila tertekan beban kendaraan yang lewat. Jika hal ini terjadi, uang rakyat sebesar lebih dari 1 miliar rupiah yang dianggarkan untuk kesejahteraan warga menjadi terancam sia-sia, dan yang paling dirugikan adalah masyarakat yang seharusnya menikmati manfaat proyek ini dalam jangka panjang.

Menanggapi hal ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Tubaba, Nurul Azmi, mengakui bahwa seluruh proyek SPAM yang ada di wilayah ini, termasuk yang di Pulung Kencana, semuanya sudah melalui proses penyerahan pekerjaan sementara atau Provisional Hand Over (PHO).

“Memang benar, semua proyek SPAM yang dikerjakan sudah kita serahkan secara sementara atau PHO semuanya,” ujar Nurul Azmi saat dikonfirmasi.

Meski sudah dinyatakan selesai dan diserahkan, temuan di lapangan justru menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan standar yang berlaku. Hal ini membuat masyarakat semakin bertanya-tanya, bagaimana mungkin pekerjaan yang belum memenuhi syarat teknis, dengan nilai mencapai lebih dari 1,2 miliar rupiah, bisa sudah dinyatakan selesai dan melewati tahap penyerahan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kawal Program Revitalisasi Sekolah, Disdik Tubaba Turun Langsung Didampingi Kejari

13 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Deklarasi Damai Pilkati Tubaba, Satu Calon Berhalangan Hadir karena Sakit

5 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Hendarwan calon kepalo Tiyuh pulung kencana di Tunjuk Bacakan Deklarasi Damai Pilkati Serentak Tubaba 2026

5 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Inspektorat Tubaba Panggil Kepala Tiyuh Wonokerto Terkait Dugaan Ketidakjelasan Pengelolaan Anggaran 2024

10 September 2026 - 09:58 WIB

Pengelolaan Anggaran Tiyuh Wonokerto 2024 Penuh Tanda Tanya, Sejumlah Pos Belanja Dinilai Jelas-Tidak Sesuai

4 September 2026 - 08:47 WIB

Trending di Tubaba