Menu

Mode Gelap
Isu Pemotongan Dana JKN di Puskesmas Mulya Asri Bergulir Tanpa Kejelasan, Kepala Puskesmas Absen tidak ngantor PEMBAGIAN BLT DD TIYUH GUNUNG KATUN MALAI TAHUN 2026 TELAH DILAKSANAKAN Dugaan Pemotongan Jaspel & Kapitasi JKN Mengemuka di PONED Mulya Asri Tubaba Wujud Kepedulian Lewat Dana Desa, 3 Rumah Warga Gunung Katun Tanjungan Dibenahi Musda III LDII Tubaba Resmi Digelar, Bupati Dorong Kolaborasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Daerah Putra Jaya Umar Melenggang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Tubaba

Tubaba

Camat tumijajar mewakili bupati dalam pembukaan pelatihan juleha

badge-check


					Camat tumijajar mewakili bupati dalam pembukaan pelatihan juleha Perbesar

Update24.co.id– Memastikan setiap suapan makanan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar halal dan terjamin kesehatannya menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah daerah secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis yang tak hanya bertujuan menjaga kehalalan pangan, tetapi juga mencetak tenaga kerja terampil dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi daerah,Saptu 25 April 2026.

Pembukaan kegiatan ini diwakili oleh Camat Tumijajar, Fetha Rio, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah, pejabat pemerintahan, pemuka agama, serta ratusan peserta yang hadir dengan antusiasme tinggi untuk mengikuti rangkaian pelatihan.

Dalam sambutan yang disampaikan, disampaikan pesan penting bahwa kehalalan pangan bukan sekadar kewajiban dalam beragama, melainkan juga fondasi utama bagi kesehatan dan kualitas hidup setiap warga. “Kebutuhan akan pangan yang halal adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar lagi. Ini bukan hanya soal ketaatan kepada ajaran agama, tetapi juga menjadi jaminan utama agar kita semua terhindar dari hal-hal yang membahayakan tubuh dan kehidupan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan tenaga Juru Sembelih Halal yang kompeten dan berpengetahuan luas menjadi tulang punggung dalam memastikan seluruh proses penyembelihan hewan berjalan sesuai dengan syariat Islam serta memenuhi standar kehalalan yang telah ditetapkan. Melalui pelatihan ini, para calon tenaga Juleha diharapkan tak hanya menguasai teori semata, tetapi juga terampil mempraktikkan ilmunya secara langsung di lapangan dengan standar yang tinggi.

Tak hanya berfokus pada aspek keagamaan dan kesehatan, kegiatan ini juga dinilai sebagai langkah awal yang strategis untuk memajukan perekonomian daerah. Semakin banyak produk hewani yang bersertifikat halal, maka semakin tinggi pula kepercayaan pasar terhadap produk lokal. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi para peternak dan pelaku usaha, di mana produk yang terjamin kehalalannya memiliki nilai jual yang lebih baik dan peluang pasar yang lebih luas.

Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pemikiran untuk berbagi ilmu dan keterampilan kepada para peserta. Semoga apa yang dipelajari nantinya dapat diamalkan dengan sebaik-baiknya dan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat kita semua,” ujarnya.

Kepada para peserta yang mengikuti pelatihan, disampaikan pesan dan harapan agar memanfaatkan kesempatan berharga ini sebaik mungkin. “Tugas yang akan kalian emban ke depannya bukanlah hal yang mudah, namun dengan bekal ilmu dan keterampilan yang akan didapatkan, saya yakin kalian mampu menjalankannya dengan penuh tanggung jawab. Teruslah berkomitmen untuk menjaga prinsip kehalalan dalam setiap langkah kerja kalian,” pesannya dengan penuh harap.

Di akhir sambutan, kegiatan pelatihan Juru Sembelih Halal Tahun 2026 secara resmi dibuka. Diharapkan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata, baik dalam menjaga kualitas pangan maupun mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tulang Bawang Barat.

Pelatihan yang diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Tulang Bawang Barat ini akan menghadirkan tenaga-tenaga ahli yang memberikan pembekalan secara mendalam, baik melalui teori maupun praktik langsung. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi hak masyarakat atas pangan yang halal, sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang andal, berkompeten, dan berintegritas tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Isu Pemotongan Dana JKN di Puskesmas Mulya Asri Bergulir Tanpa Kejelasan, Kepala Puskesmas Absen tidak ngantor

5 Mei 2026 - 12:05 WIB

PEMBAGIAN BLT DD TIYUH GUNUNG KATUN MALAI TAHUN 2026 TELAH DILAKSANAKAN

5 Mei 2026 - 09:56 WIB

Dugaan Pemotongan Jaspel & Kapitasi JKN Mengemuka di PONED Mulya Asri Tubaba

1 Mei 2026 - 10:44 WIB

Wujud Kepedulian Lewat Dana Desa, 3 Rumah Warga Gunung Katun Tanjungan Dibenahi

30 April 2026 - 12:05 WIB

Musda III LDII Tubaba Resmi Digelar, Bupati Dorong Kolaborasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Daerah

28 April 2026 - 12:41 WIB

Trending di Tubaba